Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MENGENAL SISTEM KERJA KULKAS

              Untuk memperbaiki mesin pendingin secara tepat dar benar, perlu mengenal bagian-bagian utama alat mesin pendingin dan cara kerjanya. Di bawah ini dibahas secara ringkas bagian utama mesin pendingin. Tidak ada salahnya kita mengetahui “sistem kerja kulkas”
A. KOMPRESOR
Kompresor merupakan bagian terpenting dalam mesin pendingin. Kompresor sama dengan jantung dalam tubuh. Kompresor dalam mesin pendingin bekerja dengan cara menghisap dan menekan udara sehingga terjadi sirkulasi gas (udara dan zat cair) dalam jaringan pipa-pipa. Pada sistem pendingin, kompresor bekerja membuat perbedaan tekanan yang menyebabkan bahan pendingin dapat mengalirdari satu bagian ke bagian lain. Perbedaan tekanan pada setiap bagian menyebabkan bahan pendingin cair dapat mengalir melalui alat pengatur bahan pendingin (pipa kapiler) ke evaporator. Kompresor yang bisa menekan gas atau udara dan menghisapnya harus dilengkapi dengan dinamo (motor). Motor atau dinamo berfungsi sebagai penggerak kompresor.
Dinamo yang mendapatkan tenaga arus listrik akan berputar. Karena porosnya dilengkapi dengan sabuk pemutar (belt) yang menghubungkan poros dengan engkol kompresor, secara otomatis pula kompresor bekerja melakukan penghisapan udara dan pemompaan.
1313
Ada dua sistem kompresor, yakni yang menggunakai pompa piston dan pompa putar. Pada umumnya, mesh pendingin banyak yang menggunakan pompa piston. Pistoi tersebut juga dengan istilah torak. Perhatikan bagian-bagiai dari kompresor piston berikut ini!
image
Katup tekan ialah sebuah katup dalam ruang kompresor yang berfungsi menekan gas atau udara yang menuju ke pipa kondensor. Katup ini akan membuka jika terkena tekanan piston dalam silinder saat piston bergerak menekan ke atas.
Katub hisap adalah katup yang cara kerjanya berlawanan dengan katup tekan. Katup ini akan menutup pada saat katup tekan terbuka. Katup itu membuka pada saat katup tekan tertutup. Hal tersebut akan bergerak secara berirama dan bergantian seiring gerakan maju mundur piston dalam silinder. Jika piston turun maka katup hisap akan membuka. Hal ini menyebabkan hisapan udara dari filter yang berasal dari pipa penghisap.
Filter udara dipasang sebelum katup hisap. Filter udara yang dipasang di bagian depan katup hisap, ini berfungsi untuk menyaring udara sehingga udara yang dihisap oleh kompresor tetap bersih, tidak tercemar oleh debu atau yang lainnya.
Silinder adalah bagian yang berfungsi sebagai rumah piston atau torak. Silinder tidak boleh bocor atau tergores. Jika silinder bocor atau tergores, tekanan kompresor akan berkurang, sehingga tidak mampu menekan atau menghisap udara.
Piston atau torak adalah bagian yang berfungsi untuk memompa dan menghisap udara sehingga dalam saluran pipa-pipa mesin pendingin terjadi sirkulasi gas. Piston bergerak maju munduratau naikturun sejalan dengan gerakan engkol. Dimana engkol ini dipengaruhi oleh putaran poros, sedangkan poros dipengaruhi oleh putaran rotor pada dinamo.
Piston memiliki beberapa ring. Pada piston ini terdapat tiga celah yang dipakai sebagai tempat ring. Jika ring bocor atau tidak tepat pemasangannya, udara dalam ruang silinder akan bocor. Hal ini akan berakibat pada kurangnya daya tekan kompresi dan daya hisap. Daya tekan ini sangat mempengaruhi proses pendinginan pada saluran pipa-pipa. Ring piston yang dipasang bertujuan untuk mendapatkan kerapatan pada ruang silinder.
Batang piston adalah suatu alat yang berfungsi menghubungkan piston atau torak dengan engkol. Batang piston berupa logam besi yang dibentuk sedemikian rupa sehingga ujung-ujungnya diberi spide (pen) yang gunanya untuk mengaitkan piston pada engkol. Jika engkol bergerak berputar sejalan dengan putaran porosnya maka engkoj akan bergerak maju mundur. Gerakan ini menekan serta menarik piston secara konstan.
Engkol adalah bagian yang terbuat dari logam dan dikaitkan pada sebuah poros. Engkol akan mengikuti putaran poros sehingga mempengaruhi gerak maju mundur batang piston. Poros engkol terangkai dengan engkolnya. Engkol dirangkai dengan batang piston. Jika piston engkol bergerak maka akan mengubah posisi batang piston sehingga terjad gerakan maju mundur atau naik turun piston.
Selain menggunakan sistem piston, ada pula kompreso yang menggunakan sistem pompa putar. Kompresor sisten pompa putar ini lebih sederhana dan praktis jika dibandingkar dengan sistem piston. Kompresor sistem ini mengandalkar gerakan ring atau cincin yang berputar. Pemasangan cincir dilakukan sedemikan rupa pada poros sehingga jika berputa kadang memampatkan-merenggangkan dinding silinder. Jik£ sebelah atau sisi silinder terkena tekanan cincin, maka sis lainnya membuka. Perhatikan konstruksi kompresor pompe putar berikut ini!
clip_image002
Kedudukan cincin menyentuh dinding silinder dekat katup pipa masuk. Dengan demikian gas dari pipa masuk akan terhisap, jika cincin terus bergerak. Gas yang berada di dalam silinder akan tertekan keluar (ke kondensator). Jika kedudukan cincin menyentuh atau memampatkan dinding silinder berikutnya, udara dengan kuat masuk melalui pipa masuk dan keluar ke pipa kondensor. Jika kedudukan cincin menekan atau memampatkan dinding silinder dekat pipa atau katup keluar, sisi lainnya kosong dan terisi oleh gas atau udara yang terhisap.
 















Posting Komentar untuk "MENGENAL SISTEM KERJA KULKAS"